Hal-Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Berangkat ke Santorini (Part 2 : Daerah Penginapan)

Okeh kita mulai lagi, di Part 1 saya membahas tentang Visa dan Transportasi di Santorini. Kali ini saya akan membahas tentang daerah tempat anda menginap atau base (bahasa kerennya). Santorini adalah pulau dengan beberapa kota dan desa yang tersebar di pulau yang bentuknya mirip embrio ini. Nah sebelum anda berangkat, ada baiknya anda tahu kota atau desa yang mungkin akan menjadi base anda nantinya. Saya akan membahas tiga kota utama yaitu Fira, Oia, Perissa dan beberapa desa lain yang bisa juga jadi pertimbangan.

Fira

Fira adalah kota terbesar di Santorini dan bisa dibilang “ibukota” dari Santorini. Di kota ini terdapat terminal bis yang merupakan hub transportasi umum di Santorini. Dari Fira, kita bisa naik bis kemana saja di Santorini dengan mudah karena adanya terminal ini. Fira juga letaknya hanya 10 menitan dari Airport dan sekitar 15 menit dari pelabuhan Athinios. Fira berhadapan langsung dengan Kaldera, so kalian yang suka minum kopi atau bir dengan pemandangan indah, Fira bisa menjadi pilihan yang tepat. Untuk yang budgetnya menengah ke bawah, Fira merupakan pilihan yang tepat untuk tinggal. Range harga penginapan masih terjangkau namun harga bakalan lebih mahal jika anda pengen tinggal di penginapan yang menghadap kaldera. Di Fira juga terdapat hostel murah meriah namun basic banget yaitu Santorini Camping. Dulu saya pernah nginep disini beberapa malam di tahun 2015. Waktu itu harga per malamnya hanya 100rb rupiah (kamar dorm loh ya bukan honeymoon suite). Oh iya, di Fira terdapat banyak variasi makanan dari yang murah sampai mahal. Di Fira harga Souvlaki dengan pita hanya 2.5 euro dan cukup mengenyangkan. Jika anda suka shopping, Fira mungkin tempat terbaik di Santorini untuk belanja, walau menurut saya harga oleh-oleh di Santorini cukup mahal. Jika anda mampir ke Athens dalam perjalanan anda ke Santorini, mendingan beli di pasar Monastiraki, Athens. Harganya lebih murah ketimbang di Santorini. Intinya, pilih Fira sebagai base jika anda ingin tempat menginap yang aksesnya mudah, pemandangan kaldera, night life, shopping dan variasi makanan. Kerugian dari tinggal di Fira: Fira tidak punya pantai dan harga kebutuhan sehari-hari bukan yang termurah tapi masih terjangkau.

Oia

Oia (bacanya “iyaaa” bukan “Oiyaa”) adalah kota paling cakep seantero Santorini. Kalau you pikir Santorini itu cakep, maka Oia adalah kembang desanya Santorini. Di kota ini terdapat pemandangan rumah-rumah putih dengan dua kubah biru yang biasanya nongol di iklan pariwisata tentang Santorini. Nyaris setiap sudut Oia itu Instagrammable. Dari reruntuhan Oia Castle sampai ke pintu rumah penduduk yang kuno banget itu, anda bisa motret foto keren untuk manen like di instagram. Oia juga merupakan spot paling romantis di Santorini. Yep, jika anda membawa pasangan anda seperti saya dan si Nyonya bulan Juni kemarin, anda akan merasa berada di film drama Korea dengan anda dan pasangan sebagai bintang utamanya. Konon pemandangan sunset di Oia merupakan yang terindah dan menarik ribuan turis untuk mangkal di Oia untuk menikmati pemandangan ini. Kalau anda tinggal di Oia, anda bisa menikmati keindahan sunset dan kota Oia tanpa harus naik bis atau motor. Cukup jalan kaki saja. BUT……. All of that comes with a price. Yes.. a price. Tidak ada yang murah di Oia. Dari tempat penginapan, restoran sampai harga oleh-oleh disini harganya lebih mahal dari semua tempat di Santorini. Selain itu, karena letaknya yang paling ujung, Oia terletak cukup jauh dari tempat-tempat wisata lain di Santorini. So, kalo anda cuma bermodal transportasi umum, anda mesti naik bis ke Fira baru nyari bis lagi ke tempat lainnya di Santorini. Intinya jika anda punya budget lebih, suka tempat yang romantis,pemandangan indah, restoran berkelas dan penginapan mewah, tinggallah di Oia. Kerugian tinggal di Oia adalah harganya yang mahal dan akses transportasi umum cukup ribet karena mesti transit di Fira untuk ke tempat-tempat lain di Santorini.

Sunset di Oia

Perissa

Jika bayangan anda tentang Santorini adalah kota dengan bangunan-bangunan putih dengan pemandangan kaldera yang indah, maka lebih baik anda tidak usah membaca tulisan saya tentang Perissa ini. Perissa tidak memiliki pemandangan indah kaldera dan ketimbang Oia dan Fira, Perissa tidak memiliki banyak spot menarik. Satu-satunya spot yang menarik dari Perissa adalah pantai Perissa. Pasir pantai di Perissa berwarna hitam dan kita bisa berenang di pantai yang cukup bersih ini. Ya itu aja, gada yang menarik. TAPIIIIII…… jangan kecewa dulu. Walaupun Perissa ga seindah Oia dan Fira, Perissa punya satu hal yang membuat banyak turis budget betah tinggal disini yaitu, harga penginapan dan kebutuhan sehari-hari yang lebih terjangkau. Harga penginapan di Perissa relatif lebih murah dari Fira. Sebagai contoh, kami menginap di Marousi Rooms selama 3 malam hanya sebesar 74 Euro saja dan itu di akhir bulan Juni yang merupakan high season. Harga makanan di Perissa pun lebih murah sampai seorang penduduk lokal bilang ke saya, ” Enjoy the view and have fun in Oia and Fira but stay and eat in Perissa.” Emang bener. Harga makanan dan minuman disini lebih murah dibanding Fira apalagi Oia. Anda bisa makan kenyang di restoran dengan hanya 10 euro saja. Kalau mau lebih hemat, beli makanan dan minuman di Supermarket (dulu namanya Carrefour, sekarang berubah nama menjadi….entah tulisannya dalam bahasa Yunani). Untuk transportasi umum, opsi Perissa cuma bis KTEL, itu aja. Makanya wajib kalo sewa kendaraan pribadi disini. Intinya kalau anda tipe turis budget yang ga mau bayar mahal buat tempat tinggal dan makanan,pengen akses langsung ke pantai, maka Perissa bisa jadi pilihan tepat buat anda. Kerugian tinggal di Perissa adalah letaknya yang cukup terpencil (sekitar setengah jam dari Fira dengan motor) dan tidak banyak spot wisata.

Perissa beach
Restoran murah meriah di Perissa

Firostefani dan Imerovigli

Okeh, tiga nama di atas mungkin masih asing buat yang belum pernah ke Santorini. Firostefani, Imerovigli dan Kamari adalah beberapa desa lain di Santorini yang menarik untuk menjadi tempat anda stay di Santorini. Masing-masing memiliki keunikan dan daya tarik sendiri. Firostefani terletak sekitar 10 menit jalan kaki dari Fira,cukup jalan dengan bagian kiri anda bersebelahan dengan Kaldera, maka anda akan sampai disini. Firostefani merupakan tempat menginap berkelas dengan hotel-hotel yang instagramable menghadap ke kaldera. Restoran dan cafe dengan pemandangan kaldera pun banyak disini. tetangganya, Imerovigli juga berkarakter mirip dengan Firostefani, namun lebih sepi dan cocok buat turis yang suka suasana damai dengan pemandangan yang indah. Di Imerovigli, jarang ada rombongan turis yang hilir mudik nyari souvlaki, yang ada cuma pasangan yang duduk menikmati pemandangan kaldera sambil memadu kasih. Jika anda tidak keberatan membayar sedikit lebih mahal dari Fira untuk penginapan dan makanan, suka kedamaian dan suasana yang tenang, Firostefani dan Imerovigli adalah tempat yang ideal. Kerugiannya adalah Firostefani dan Imerovigli terletak di lembah sehingga naik turun tangga itu hal yang bisa dihindari. So jika anda menginap disini dan bawa banyak bagasi, mendingan pesen jemputan dari hotel daripada naik bis. Ga bisa kebayang bawa koper gede sambil naik turun tangga sambil ngos-ngosan.

Firostefani
Imerovigli

Kamari

Mirip dengan Perissa, Kamari adalah desa di Santorini dengan akses ke pantai secara langsung. Desa yang berhadapan langsung dengan laut Mediterania ini merupakan salah satu tempat kesukaan saya di Santorini. Kenapa? Karena Kamari memiliki banyak restoran yang harganya murah. Anda bisa mendapatkan satu meat platter dengan segelas wine seharga 15 euro saja. Bukan cuma itu, jika anda makan di restoran pinggir pantai, anda bisa menggunakan fasilitas beach lounge mereka gratis. Jadi kalau anda tipe yang suka berenang atau leyeh-leyeh sambil baca buku di pantai, Kamari adalah opsi yang tepat. Harga penginapan di Kamari sedikit lebih mahal dari Perissa,namun masih terjangkau di saku budget traveler. Intinya jika anda ingin santai di pantai dengan restoran murah dan penginapan terjangkau, tinggallah di Kamari. Kerugian tinggal di Kamari adalah letaknya yang cukup jauh dari Fira dan tidak ada pemandangan ala kaldera.

Kamari Beach
Meat Platter and wine

Fiuhhh…segini dulu yak, tadinya mau lanjut bahas makanan tapi perut sendiri uda laper neh. Lain kali gue lanjutin bahas makanan di Santorini. Sabar yak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s