Seri Mitologi Santuy : Kisah Asmara Poseidon, Sang Penguasa Laut


Di suatu zaman setelah Zeus dan saudara-saudaranya nan durhaka mengalahkan ayahnya, Chronos sang dewa waktu, Zeus membuang undi akan kekuasaan di dunia. Hasil undian yang diduga curang oleh Hades ini kemudian membagi tatanan dunia baru. Zeus menjadi penguasa langit yang berkuasa atas segala sesuatu di langit dan udara. Poseidon mendiami lautan menggantikan Nereus, penguasa laut sebelumnya. Hades menjadi penguasa alam maut serta penjaga penjara bokapnya sendiri yang terbelenggu di Tartarus (neraka versi Yunani).
Poseidon yang gagal merajut asmara dengan Medusa selalu kumat tantrumnya. Cintanya yang mengelora bagai lautan tidak menemukan landasan, alhasil sang raja lautan ini terus-terusan ngamuk. Kapal pencuri ikan ditenggelamkan, kapal Titanic yang lewat dihajar dengan bongkahan es, dan konon ledakan gunung berapi di Santorini pun akibat ulah Poseidon yang galau akibat jomblo.

Zeus, Poseidon, dan Hades

Begitu ganas amarah sang dewa laut, hingga Zeus pun prihatin dengan kondisi si kakak. “ Ini bocah ngapa ya?” pikir Zeus yang melihat di atas langit sambil lempar2 promo geledek . Zeus yang prihatin melihat si kakak yang terus berulah kemudian meminta Nereus, penguasa laut terdahulu untuk mengawinkan salah satu anaknya dengan Poseidon. Maklum, Poseidon punya selera yang unik. Beliau suka dengan gadis-gadis ala Ariel si Little Mermaid atau Mera, pacarnya Aquaman. Nereus memiliki banyak anak perempuan yang cantik dan jago berenang. Rata-rata memiliki body ala penjaga pantai binaan Mitch Buchanan yang suka berlari di pantai dengan slow motion itu. Pandangan Poseidon jatuh ke anak Nereus yang bernama Amphitrite, peri laut berambut panjang hitam seperti Dian Sastro zaman AADC dan muka imut Chelsea Islan yang belakangan suka ngiklan hape.

Poseidon yang jatuh cinta kemudian memberikan banyak hadiah untuk Amphitrite, dari mutiara dari Laut Andaman, harta jarahan Portugis di Selat Malaka, sampai kalung nenek-nenek di film Titanic yang ditolak Medusa. Namun lagi-lagi, Poseidon ditolak Amphitrite. Amphitrite malah ketakutan dan pergi bermain petak umpet dengan Poseidon. Poseidon yang bingung terus mencari Amphitrite sampai ke 7 lautan. Namun sia-sia belaka.


Zeus yang melihat Poseidon kelayapan kesana kemari mencari Amphitrite pun ngakak sekaligus prihatin. “ Yaelah don. Pedekate yang bener napa, berubah jadi sapi ato hujan emas kayak gue gitu, kan lebih keren ketimbang ngasih pernak-pernik ga guna.” Zeus khawatir kalo Poseidon malau lagi dan mengakibatkan banyak bencana di bumi kemudian meminta Nereus menunjukkan keberadaan Amphitrite. Atas saran Zeus, Poseidon kemudian tidak terang-terangan pedekate dengan Amphitrite yang pemalu. Poseidon mengirim lumba-lumba untuk membujuk Amphitrite agar mau menikahinya. Amphitrite yang suka dengan binatang lucu dan cerdas ini pun kemudian mau dinikahi Poseidon. Untuk mengenang jasa lumba-lumba, Zeus meletakkan konstelasi bintang Delphinus (lumba-lumba) di langit.

Poseidon dan Amphitrite kemudian menikah dan hasil pernikahan kedua dewa lautan ini menghasilkan anak bernama Triton yang separuh manusia dan separuh ikan. Kisah Triton dapat anda tonton di film Disney yang terkenal dengan sound track, Under the Sea by Sebastian. Under the sea….Under the sea…Darling it’s better….Down where it’s wetter…Take it from me.


Sanctuary of Poseidon adalah nama reruntuhan yang terletak di pantai Kamari, Santorini. Lengkungan di kaki bukit pinggir pantai ini dulunya merupakan bagian kuil Poseidon yang sekarang sudah hancur akibat letusan gunung berapi di Santorini. Konon letusan gunung ini pula yang menghancurkan peradaban Minoan di Yunani serta mengakibatkan Santorini berbentuk huruf C dengan kaldera di tengahnya. Jika anda mengunjungi Sanctuary of Poseidon, tidak banyak yang bisa anda lihat selain lengkungan yang mirip gua ini. Namun pemandangan pantai Kamari serta jernihnya air laut di tempat ini akan menggoda anda untuk berenang. Beberapa pengunjung yang kebanyakan anak-anak malah melompat ke laut dari Sanctuary of Poseidon untuk uji nyali.


Facts:
Chronos, ayah Zeus dan saudara-saudarinya, adalah personifikasi sang waktu yang abadi. Walaupun dikalahkan oleh langit, lautan dan alam maut, waktu selalu ada dan tidak akan mati. Chronos adalah akar kata dari Kronologi,
Poseidon dan amarahnya adalah personifikasi lautan yang sering mengamuk dengan ombak yang menggelora. Bangsa Yunani yang sering berlayar memuja Poseidon untuk kelancaran di laut. Kuil utama Poseidon terletak di Cape Sounion, tak jauh dari Athens. Kuil yang menghadap laut ini juga sangat indah dan menarik dikunjungi.


Santorini dulunya merupakan pulau dengan peradaban yang cukup tinggi sampai letusan gunung berapi tersebut menghancurkan kota-kota yang ada di Santorini. Reruntuhan Thira yang ada di Santorini sekarang merupakan bukti peradaban di Santorini. Uniknya nyaris tidak ditemukan korban di reruntuhan Thira, diperkirakan penduduk Thira berhasil melarikan diri sebelum letusan terjadi. Oh iya, konon Thira merupakan salah satu kota yang dipercayai merupakan lokasi Atlantis,benua yang hilang tersebut.

Buat yg suka sama Mitologi Yunani boleh ditengok podcast channel Mitologi Santuy di Spotify ato search aja Mitologi Santuy di kolom search Spotify. Gue bakal bawain tentang cerita- cerita seputar Mitologi Yunani. Tentu dengan referensi pop culture n Gaya cerita ala gue. Kalo u suka, silahkan difollow,mayan buat nemenin sepedaan ato dengerin pas nyetir ke kantor. Thanks loh gaes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s