Petrin Hill dan Charles Bridge di Malam Hari

Setelah mengisi perut kami di Ladova Jidelna, kami iseng mengikuti saran Janek Rubek dari Honest Guide untuk mengunjungi Petrin Hill. Petrin Hill adalah nama bukit paling tinggi di kota Praha yang ditandai dengan kehadiran sebuah menara yang bernama Petrin Lookout  Tower. Menara ini adalah bentuk miniatur dari menara Eiffel yang dibangun pada tahun 1891 untuk acara Jubilee Exhibition kala Praha masih bagian dari Kekaisaran Austro Hungaria. Dari menara ini kita bisa melihat pemandangan kota Praha bahkan puncak Snezka, titik tertinggi di Republik Ceko pada hari yang cerah. Selain itu, bukit ini juga memiliki banyak taman dan pepohonan yang membuat hiking di tempat ini menyenangkan. Bagi pengunjung yang tidak ingin berjalan menanjak 30 menit ke puncak, tersedia juga kereta furnicular yang membawa pengunjung ke puncak Petrin Hill dari stasiun Ujezd di pusat kota. Demikian info yang kami terima sebelum pergi ke Petrin Hill, namun kenyataan nampaknya berbeda dengan yang kami harapkan.

Setelah menumpang tram menuju halte Ujezd, kami mendapati kereta furnicular tidak beroperasi. Satu-satunya akses transport ke puncak bukit ini sekarang sedang direnovasi. Kami pun kemudian berjalan kaki ke puncak dengan harapan bisa menikmati pemandangan kota Praha dari ketinggian. Kami pun mulai berjalan menanjak melalui jalan aspal dengan pepohonan yang rindang. Awalnya jalan nampak rata dengan sedikit menanjak, namun makin ke atas jalan semakin terjal dan membuat kami kecapean. Di tengah perjalanan terdapat sebuah restoran dan beer garden yang menawarkan pemandangan kota Praha yang “biasa” saja sehingga kami tidak mampir. Berharap bisa menikmati pemandangan yang lebih indah dari puncak, kami pun terus berjalan walau kaki kami sudah berteriak untuk berhenti. Sesampainya di puncak kami berhadapan dengan gereja yang sedang direnovasi, alat-alat berat seperti buldozer dan crane sibuk bekerja dan menebarkan debu bangunan yang membuat kami tidak nyaman. Ketika hendak naik Petrin Hill, kami berhadapan dengan antrian panjang yang sebagian besar penduduk lokal. Akhirnya kami pun puas berfoto saja dengan menara Petrin dan berjalan dengan langkah gontai kembali ke halte Ujezd.

Jalan-jalan iseng tanpa hasil kami ke Petrin Hill membuat kami kecapean, sehingga kami memutuskan untuk kembali ke apartemen untuk beristirahat.Bersantai dan mengumpulkan energi untuk kembali lagi ke Charles Bridge untuk menikmati suasana malam. Di perjalanan kali ini, kami memutuskan untuk tidak memaksakan kondisi fisik kami dan menyisakan banyak waktu untuk bersantai, tidak seperti perjalanan kami waktu honeymoon yang banyak menguras energi kami.

Usai tidur siang, kami pun pergi lagi ke Charles Bridge dan berhadapan dengan begitu banyak orang yang berkumpul untuk berfoto dengan jembatan populer ini. Pengamen sibuk mendendangkan irama romantis dan kerumunan orang berdiri menikmati lantunan lagu. Langit yang mulai temaram menjadi latar Prague Castle dan Sungai Vlatava yang tampak seperti lukisan di dalam dongeng. Keindahan yang menghipnotis banyak pengunjung yang tampak puas meskipun harus berbagi ruang dengan sesamanya. Charles Bridge memang indah dan layak dikunjungi saat sepi atau ramai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s