Tips dan Trick Jalan-Jalan Hemat di Roma

Roma Sang Kota Abadi adalah pusat peradaban dunia dengan keindahan bangunan zaman Romawi sampai Renaissance dan merupakan kota yang ramai dengan turis. Karena popularitasnya di kalangan turis, kota ini sering menjadi perangkap bagi turis yang berusaha menghemat pengeluarannya ketika mengunjungi kota ini. Dalam kedua kunjungan saya ke Roma, saya merangkum beberapa tips yang saya lakukan untuk menghemat pengeluaran dari transport, makanan dan juga tempat wisata.

1.Beli Roma Pass

Jika anda akan berada Roma selama 3 hari dan berniat mengunjungi tempat-tempat wisata berbayar, maka Roma Pass adalah solusi yang tepat. Dengan Roma Pass anda bisa bebas masuk ke satu atau dua tempat wisata berbayar pilihan anda dan gratis naik transportasi umum selama tiga hari di kota Roma. Selain itu dengan Roma Pass, anda bisa memotong antrian panjang di tempat wisata seperti di Colloseum yang selalu ramai oleh turis. Roma Pass harganya 38.50 euro untuk masa berlaku 3 hari dan 28 euro untuk masa berlaku 2 hari. Kemahalan? Tentu saja mahal, kartu ini baru menguntungkan jika anda memang sudah berniat mengunjungi tempat wisata berbayar, sebagai gambaran jika anda ingin mengunjungi Coloseum, anda harus merogoh kocek sebesar 12 euro. Lalu anda lanjutkan mengunjungi Galleria Borghese yang harganya 13 euro. Anda sudah menghabiskan jatah Roma Pass anda untuk dua tempat wisata berbayar paling mahal. Harga kartu transport untuk 3 hari di roma adalah 18 euro. Jadi dengan hitungan seperti ini anda sudah hemat 4.5 euro. Selain itu anda juga bisa mengunjungi tempat-tempat wisata berbayar lain dengan harga diskon. Sayangnya Vatican Museum tidak termasuk dalam tempat wisata berbayar yang dicover oleh Roma Pass. Info lebih lanjut tentang Roma Pass silahkan klik di sini)

romapass
Roma Pass courtesy of turismoroma.it

2. Gunakan Transport Card Harian

Roma memiliki beragam mode transportasi umum yang memudahkan mobilisasi penduduknya dari satu tempat ke tempat lain. Moda transportasi seperti kereta listrik, tram, metro, dan bis hilir mudik mengangkut penumpang. Semua moda transportasi ini bisa diakses dengan single ticket atau daily ticket (24 jam, 48 jam dan 72 jam). Single ticket harganya hanya 1.50 euro berlaku untuk satu kali naik metro atau 100 menit naik transportasi lainnya. Jika anda akan sering menggunakan moda transportasi umum, anda lebih baik membeli tiket harian yang lebih hemat dan anda bisa naik metro tanpa batasan berapa kali. Anda bisa membeli single ticket dan daily ticket di tabacchi atau warung rokok dan jangan lupa untuk memvalidasi tiket tersebut di mesin validasi yang terdapat di stasiun kereta dan dalam bis.

metro_ticket_front
Single Ticket courtesy of romewise.com

 

3. Jalan Kaki

Roma seperti banyak kota besar di Eropa pada umumnya memiliki jalur pejalan kaki yang nyaman. Jalan kaki di Roma sangat menyenangkan karena selain bisa menghemat biaya, kita juga bisa menikmati suasana Roma yang romantis. Anda bisa berjalan menyusuri Sungai Tiber sampai Vatican City, atau mengikuti jalur passegiata ala Rick Steve untuk mengunjungi piazza-piazza terkenal dengan monumennya yang indah. Bayangkan anda berjalan bersama pasangan anda di jalan berbatu yang usianya sudah ratusan tahun dan menikmati pemandangan bangunan-bangunan Neo Klasik sambil menikmati Gelato yang nikmat. Pasti berasa romantis dan hilang capeknya.

4. Aperitivo

Jika anda ingin berhemat dalam makan namun masih pengen keliatan gaul, anda bisa juga menghemat ongkos makan dengan mengikuti aperitivo. Aperitivo adalah waktu happy hour ala Italia dimana pengunjung bar/restoran bisa membeli satu minuman dan mendapatkan free buffet alias makan sepuasnya. Mantap bukan? (lengkapnya klik di sini)

5. Vino Sfuso

Pengen ngewine tapi ga berani bayar mahal?Anda bisa membeli wine literan seharga 2 euro saja di toko Vino Sfuso. Toko ini menjual anggur yang tidak bisa disimpan lama dan lebih sering dijadikan konsumsi sehari-hari daripada diolah menjadi anggur kualitas tinggi. Bermodal botol plastik atau wadah lainnya, anda bisa membeli anggur murah yang rasanya juga mantap ini (lengkapnya klik di sini)

 

6. Bawa Botol Minum dan Jangan Ragu Minum Air Keran

Roma sejak zaman Romawi kuno amat memperhatikan ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari. Banyak aquaduct dibangun untuk mengalihkan air dari pegunungan dan mata air untuk memenuhi kebutuhan para penduduk. Sampai sekarang air masih tersedia banyak di Roma dan kualitasnya juga baik. Saya tidak pernah membeli air botolan karena harganya yang mahal dan saya juga tidak keberatan minum air keran yang segar. Pemerintah kota Roma juga banyak menyediakan nasoni atau drinking fountain yang airnya bisa diminum. Nasoni ini tersebar di seluruh Roma terutama di area penuh turis sehingga kita tidak usah khawatir kehausan. Bermodal satu botol minum, kita bisa minum sepuasnya.

nasoni-fontanelle-pubbliche
Nasoni . Courtesy of Tripadvisor.com

7. Food Sharing

Salah satu hal yang cukup menguntungkan bagi turis Asia yang perutnya rata-rata lebih kecil dibanding orang Eropa adalah porsi makanannya. Rata-rata porsi makanan di Italia berukuran besar dan bisa mengisi perut dua orang Asia. Sebagai contoh saya pernah memesan seloyang pizza Margherita yang ukurannya sebesar pizza paling besar di Pizza Hut. Ternyata orang Italia biasa menghabiskan seloyang sendirian. Bagi saya makan seloyang pizza bisa bikin begah sampai malam tiba. Alhasil saya pun membagi dengan istri tercinta. Selain itu, kami juga pernah memesan makan siang full course di Restoran Carlo Menta (Trastevere) dengan 4 makanan berbeda hanya 10 euro saja. Karena porsinya besar, kami pun meminta piring tambahan untuk dibagi dua. Pelayan pun tidak rese atau bereaksi macam-macam, mungkin sudah biasa menghadapi pelanggan yang sharing food.

8. Beli Makanan di Supermarket

Membeli makanan di supermarket harganya akan jauh lebih murah dibanding membeli makanan di restoran atau warung pinggir jalan. Supermarket di Italia seperti Carrefour, Coop dan Conad menyediakan berbagai macam makanan yang bisa anda masak atau racik sendiri. Sebagai contoh, saya pernah membeli dua buah apel, sedikit keju, roti, ham dan selada sebagai bekal makan siang. Bagian Salumiere di supermarket menyediakan keju dan daging ham yang bisa dibeli sesuai kebutuhan anda. Sedikit bereskperimen, saya bisa menghemat makan siang karena semua yang saya beli tersebut hanya kurang dari 5 euro.

IMG_9844
Salumiere, alias pojok ham dan keju di Supermarket Italia

9. Wisata Gratisan

Walaupun Roma terkenal dengan Colosseumnya, bangunan-bangunan bersejarah dan museum yang bakalan menguras dompet anda. Anda tidak usah takut jalan-jalan di Roma, karena banyak tempat wisata di Roma itu gratis! Anda bisa berjalan ala passegiata mengunjungi Pantheon, Piazza Navona, Trevi Fountain, Spanish Steps tanpa harus bayar se euro pun (kecuali anda kepengen makan es krim tentunya). Mengagumi Colosseum dan Roman Forum dari luar pun gratis dan bagi yang tidak kebelet banget mau masuk Colossum, berfoto di depan pun sudah cukup keren. Basilica St Peter yang megah dan indah pun tidak memungut biaya untuk pengunjung yang ingin masuk ke ruang utama gereja. Jadi kalo memang mau hemat ya so pasti bisa.

 

 

Advertisements

One thought on “Tips dan Trick Jalan-Jalan Hemat di Roma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s