Guru Kelana on Honeymoon (June-July 2017)

 

Love is meant to be an adventure-Gordon B. Hinckley.

So it begins..sehari setelah resepsi pernikahan, kami berangkat berbulan madu ala backpacker ke Eropa plus Eurasia (Georgia dan Turki)selama 19 hari.. Rute yang kami ambil adalah Turki (Istanbul)-Italy (Bologna- Rimini-Ravenna- Venice-Napoli-Amalfi Coast-Rome)- Yunani (Athens)- Georgia (Tbilisi-Kazbegi)-Turki (Istanbul). Banyak temen2 yang bilang ,” gila lu dro, masa baru nikah uda langsung digeber lama n jauh gitu.” Bagi kami yang sudah biasa planning, honeymoon ala backpacking ini cukup menantang sekaligus seru. Bagaimana bisa? Tentu bisa asal mau sedikit repot.

Bagaimana dengan barang bawaan?

Kami memutuskan untuk travel light dengan hanya membawa backpack yang biasa kami pakai buat kerja n pakaian pun dibawa hanya 4 stel. Selain itu travel dengan modal backpack ukuran sedang memudahkan kami untuk pindah2 tempat dengan transportasi umum. Kami membawa tas lipat cadangan untuk membawa oleh2 pulang.

Kalo tiket,transport gimana?

Nah..kami sudah beli tiket pesawat dari jauh2 hari dan juga naik kombinasi pesawat dan kereta, dimana harga murah berada disitu kami membeli he3. Kami menggunakan maskapai Low Cost seperti Pegasus Air (Istanbul –Bologna)(Tbilisi-Istanbul), Ryan Air ( Treviso –Naples)(Rome – Athens), Aegean Airlines (Athens-Tbilisi). Untuk kereta di Italy, kami menggunakan kereta cepat Italo untuk jarak sedang seperti Bologna-Venice Mestre dan Naples-Rome, sedangkan jarak pendek kami menggunakan kereta biasa. Kami juga tidak pernah beli bagasi karena isi tas masing2 Cuma 7kg n selalu lolos pemeriksaan.

Penginapan?

AirBnB. Nuff said. Kalo temen2 pengen travel n menikmati rasanya jadi penduduk local, cobalah nginep ala AirBnB. Selain harganya relatif murah, penginapannya pun unik dan terkadang kita bisa mendapatkan penginapan yg lebih bagus dari kamar hotel namun harganya hostel. Kami pernah menginap di apartemen mewah di Naples dengan pemandangan gunung Vesuvius dengan harga 25 euro semalam, hebatnya si pemilik tidak pernah bertemu dengan kita n contact hanya lewat aplikasi airbnb. Beneran serasa milik sendiri. Pernah juga menginap di apartemen milik bangsawan Georgia yang nuansa bangunannya antik tapi nyaman di Tbilisi.

Wah ngapain aja selama 19 hari?

Gue n istri demen banget makanan italia.Kami berdua nyari spaghetti “bolognaise” yg asli di Bologna , berburu pizza terenak di dunia di kota kelahirannya, Naples, nyobain apperitivo (happy hour ala Italy dimana beli satu minuman kita bisa dapet akses makan sepuasnya),dll. Di Athens kami makan Sovlaki sambil ngumpet dari sinar matahari di café deket Monastiraki. Di Tbilisi, kita makan kayak raja n ratu karena harga makanannya yang murah, sepiring Khinkali isi lima hanya 4 lari alias Rp20rbuan. Selain itu wine juga murah banget di Georgia, sebotol wine isi seliter bisa seharga 10 lari (Rp 50rban). Kebab,kunefe, lokum dan berbagai makanan Turki juga jadi santapan kita sehari2 di Istanbul.

Karena gue maniak sejarah, kami juga mampir ke Herculaneum dan Pompeii buat ngeliat dua kota yg musnah akibat letusan Gunung Vesuvius. Ravenna yang juga pusat kebudayaan Byzantium diluar Constantinople (Istanbul) juga kami kunjungi buat menikmati keindahan mosaik2 gerejanya. Kami juga mampir ke Roma n sempet menghadiri penahbisan Uskup Agung asal Indonesia, Romo Ruby oleh Paus Francis. Wah banyak deh klo nulis ga muat disini.

Soal adventure, saya dan istri sempet nyewa motor untuk menyusuri Amalfi Coast dari Salerno ke Positano. Di tengah jalan kami mampir ke Ravello, yang merupakan salah satu tempat syuting film Wonder Woman. Mampir makan spaghetti n menikmati pemandangan Positano dari kejauhan n berziarah ke makam Rasul Andreas di Amalfi dan makam Rasul Matius di Salerno. Kami juga sempet hiking di Kazbegi menuju Gergeti Church yang pemandangannya luar biasa, ga kalah dari Swiss.

Nah buat temen2 yang merencanakan untuk honeymoon, boleh juga dicoba honeymoon ala backpacker .dijamin ga abis cerita buat temen2 sekarang dan anak cucu di masa depan.Dijamin ga nyesel deh. Tertarik? Nah berikut ulasan liburan kami di bawah, jangan lupa follow ya untuk tips n trick jalan2 ala Guru Kelana

Dan Kami Mulai di Istanbul

Bologna: Si Merah dari Emilia Romagna

Rimini dan Kenyamanan Dua Insan

Honeymoon Trip Highlight : Mengunjungi San Marino, Negara Mungil di Gunung Titano

Byzantium, Kukejar Kau Sampai Ravenna

Tips dan Trick Jalan-Jalan Hemat di Venezia

Seven Hills Restaurant : Restoran Roof Top Terbaik di Sultanahmet, Istanbul

Kencan Romantis Modal 90 Euro di Venezia, Why Not?

Naples Here We Come : Kisah Norak Tentang Apartemen dan Restoran Tanpa Menu

A Tale of Two Cities : Herculaneum & Pompeii

Jalan-Jalan Naples (Part 1) : Dari Mosaik Erotis sampai Altar Maradona

Jalan-Jalan Naples (Part 2): Berkunjung ke Castel San’t Elmo Sampai Ngemil Pizza-nya Presiden Bill Clinton

Amalfi Coast Honeymoon (Part 1): Salerno atau Sorrento?

Amalfi Coast Honeymoon (Part 2) : Boncengan Mesra Sampai Ravello

Amalfi Coast Honeymoon (Part 3) : A Short Date with Positano

Amalfi Coast Honeymoon (Part 4) : Antara Kami, Lemon, dan Amalfi

Salerno : Katedral Salerno dan Makam Rasul Matius

6 Alasan Kenapa Trastevere Layak Menjadi Tempat Menginap Anda di Roma

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s