Athens (part 3) : Mengunjungi Museum Akropolis

Setelah berpisah dengan rombongan Athens Free Walking Tour, saya beristirahat sejenak di hostel saya,meluruskan kaki yang lumayan pegel setelah 5 jam berkeliling. Tak terasa saya pun tertidur sebentar karena capeknya. Sejam kemudian saya pun bangun dan saya berangkat lagi menuju Akropolis. Niat saya sekarang adalah mengunjungi Museum Akropolis dan tentu saja Akropolis dengan Kuil Parthenonnya itu.
Berjalan-jalan dengan Athens Free Walking Tour membuat saya memahami jalan di sekitar Akropolis. Saya bisa berjalan kaki dari Monastiraki menuju Akropolis dari jalan yang ditunjukkan oleh Milo. Jalan menuju Akropolis dari Monastiraki tidaklah sulit, saya hanya perlu berjalan dari Monastiraki Station terus menuju Plaka dan lurus terus sampai melihat Arch of Hadrian. Dari Arch of Hadrian saya hanya perlu berjalan 5 menit untuk sampai di pintu masuk Akropolis. Siang yang panas membuat saya nongkrong sebentar di kantor Tourist Information yang terletak di seberang Museum Akropolis. Kantor Tourist Information ini menyediakan informasi umum dan peta gratis untuk para pengunjung yang ingin mengetahui lebih mengenai pariwisata di Athens,khususnya Akropolis. Ruangan yang modern dan layanan yang ramah membuat saya betah bertanya-tanya di kantor ini. Usai mendapatkan sebuah peta dan kartu pos gratis, saya kemudian berjalan menuju Museum Akropolis.

Arch of Hadrian
Arch of Hadrian

Museum Akropolis adalah museum paling modern yang ada di Athens. Jika anda punya waktu sedikit dan ingin mengunjungi salah satu museum di Athens, maka museum Akropolis adalah pilihan yang paling tepat. Museum yang berdiri di kaki Akropolis ini dibangun dengan konsep modern tanpa mengabaikan konteks purbakala yang ada di tempat ini. Ketika membangun museum ini, para kontraktor menemukan situs perumahan kuno dan peninggalan arkeologi lainnya. Hal seperti ini lazim terjadi di pusat peradaban dunia seperti Athena,Roma dan Istanbul.Ketika berjalan di sekitar acropolis saya menemukan beberapa pilar Yunani kuno yang terletak di pinggir rel kereta.Pembangunan jalur metro di Roma pun terhambat karena penemuan situs baru yang menghalangi jalur metro tersebut. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai peninggalan sejarah bangsanya. Pemerintah Yunani memutuskan untuk tetap membangun museum tersebut namun tetap mempertahankan situs yang baru ditemukan. Situs perumahan tersebut dilindungi dengan kaca transparan sehingga kita bisa tetap melihat situs tersebut dari atas. Keseluruhan bangunan museum dibangun di atas situs perumahan ini dengan konsep yang modern dan aman bagi lingkungan.

Museum Akropolis
Museum Akropolis
Fondasi bangunan kuno
Fondasi bangunan kuno
Reruntuhan pemukiman kuno di bawah museum Akropolis
Reruntuhan pemukiman kuno di bawah museum Akropolis

Museum berlantai 4 ini menyimpan banyak artefak sejarah dari seluruh Yunani dan terutama sekitar Akropolis. Kita dapat menikmati berbagai patung dewa dewi sampai patung binatang mitologi seperti hydra yang dipamerkan dengan modern. Banyak patung yang diatur sesuai dengan tema per daerah ditemukan dan juga tentu saja patung asli Caryatids yang dulunya menyangga kuil Erectheion di Akropolis. Patung Caryatids ini aslinya berjumlah 6 buah namun salah satunya sekarang berada di British Museum, London. Pada awal abad 19, Lord Elgin seorang bangsawan dari Inggris dengan alasan “mengamankan” peninggalan bersejarah peradaban manusia, mengangkut salah satu patung Caryatids ke London. Sebenarnya banyak peninggalan bersejarah di Yunani dan Turki yang sekarang berada di museum-museum Eropa jauh dari tempat asalnya. Pemerintah Yunani berupaya keras untuk mendapatkan kembali patung Caryatid yang ada di Museum London, bahkan sampai membangun museum Akropolis yang megah tersebut. Beberapa pejabat di pemerintahan Kerajaan Inggris pernah menyatakan bahwa alasan patung tersebut belum dikembalikan adalah karena Yunani belum memiliki tempat yang layak untuk menyimpan patung ini. Namun sampai sekarang, patung caryatid tersebut masih belum dikembalikan dan kita masih bisa melihat sebuah ruang kosong di antara ke lima patung Caryatid di museum Akropolis. Para caryatids masih menunggu kepulangan saudarinya dari Inggris suatu saat nanti.

The Caryatids
The Caryatids
Berfoto bersama ke 5 Caryatids..
Berfoto bersama ke 5 Caryatids..

Selain patung Caryatids, masih banyak peninggalan sejarah di museum ini yang sangat mengagumkan untuk dilihat. Salah satunya adalah Frieze kuil Parthenon yang menggambarkan para dewa dewi Yunani. Frieze adalah ukiran penghias bagian atas kuil yang memiliki 4 sisi. Frieze yang kita lihat di museum Akropolis adalah frieze yang,asli sementara yang berada di Kuil Parthenon sekarang adalah replikanya.Museum yang luas dengan berbagai koleksi patung dan artefak ini sangat nyaman untuk dikunjungi. Sayangnya banyak bagian dari museum yang terlarang untuk dipotret, tapi kita tentu saja boleh berfoto dengan patung Caryatids.

rekonstruksi frieze Kuil Parthenon yang menggambarkan para dewa dewi Olympus
rekonstruksi frieze Kuil Parthenon yang menggambarkan para dewa dewi Olympus

Usai mengunjungi pameran di museum ini, kita dapat bersantai di café yang ada di lantai 4 sambil menikmati pemandangan Kuil Parthenon yang terlihat begitu dekat dari café ini. Harganya sedikit lebih mahal dari café di sekitaran Monastiraki tapi sepadan dengan pemandangan yang ditawarkan.
Seharian berjalan di bawah cuaca yang panas membuat saya kelelahan. Saya pun beristirahat di café ini sambil menatap ke Parthenon. Banyak blogger dan forum yang menyarankan untuk mengunjungi Kuil Parthenon pada pagi hari atau menjelang matahari terbenam. Pagi hari karena suhu belum begitu panas dan menjelang matahari terbenam karena kita bisa menikmati Kuil Parthenon yang merona disinari matahari senja. Kaki dan badan saya sudah tidak kuat lagi untuk membawa saya ke Kuil Parthenon. Saya pun mengurungkan niat untuk mengunjungi kuil dewi Athena ini. Sekarang saya hanya berpuas diri untuk memandangi pemandangan indah kuil ini dari museum Akropolis. Ribuan tahun kebudayaan ada di hadapan saya namun kaki tak lagi sanggup melangkah.
Usai beristirahat saya pun berjalan kembali ke Monastiraki sambil menahan sakit di telapak kaki yang kapalan. Ugh..saya terlalu banyak berjalan kaki dalam perjalanan kali ini. Perjalanan panjang yang akan berakhir esok hari. Ah I save it for tomorrow then. Besok pagi saya akan kembali untuk mengunjungi Kuil Parthenon sebagai pamungkas perjalanan saya.See you again,Parthenon.

Harga tiket Museum Akropolis: 5 euro
Jam buka: Selasa-Minggu pukul 08:00-20:00

Tips ;

  1. Sebelum mengunjungi Kuil Parthenon, ada baiknya anda mengunjungi museum ini terlebih dahulu untuk mengerti sejarah dan gambaran utuh mengenai Kuil Parthenon dan peninggalan di sekitar Akropolis. Banyak patung asli yang dipindahkan dari lokasi aslinya ke museum ini untuk mencegah kerusakan akibat cuaca dan tangan jahil. Mengunjungi museum ini akan membuat anda lebih mengerti mengenai Kuil Parthenon (kecuali kalo anda lebih tertarik selfie doang di Kuil Parthenon,yowis ga usah ke sini hehe)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s