Goreme : A Night Walk among The Rocky City

Setelah beristirahat sejenak di Dorm Cave, saya pun iseng jalan-jalan sore sambil mencari makan di sekitaran Otogar. Ada banyak restoran di sekitar Goreme, maklum kota ini adalah kota turis. Sebagian besar penduduk menggantungkan hidupnya pada industri pariwisata yang semakin ‘booming’ sejak tahun 1990an. Harga makanan dan cinderamata pun lebih mahal dari kota-kota yang pernah saya kunjungi di Turki. Tapi harga yang mahal tidak mencegah saya untuk mencicipi makanan khas Goreme yaitu Testi Kebab.

1910525_10152483474968654_1828761015206050896_n
Testi Kebab
10514518_10152483476208654_1415231987392923273_n
Restoran Govec Pottery Kebab

10547556_10152483475283654_3137082991178594930_n 10387673_10152483475608654_482304933235372585_n 10401904_10152483477393654_5036636415089786464_n

Ketika berjalan di sekitar Otogar, saya menemukan sebuah restoran yang menjual Testi Kebab atau Pottery Kebab. Kebab yang dimasak dalam kendi tanah liat ini merupakan makanan yang menjadi favorit saya di Turki. Testi kebab disajikan dengan salad, pilaf dan juga roti. Cara makannya cukup unik. Pertama-tama kita harus membuka tutup kendi yang terbuat dari adonan roti. Kemudian kita bisa menuangkan kebab dari kendi ke piring kita. Daging ayam serta sayuran dan kuahnya kemudian kita santap dengan roti yang sudah tersedia. Rasanya mantap. Saya sampai mengunjungi restoran ini dua kali saking doyannya dengan Testi Kebab.

1969399_10152483477843654_2680359939115084704_n 10492252_10152483478613654_8404406315659904845_n 10416598_10152483479298654_7968686481216507497_n 1926631_10152483479603654_3998689935971137764_n 10426724_10152483479923654_70032334937458741_n 10502173_10152483483063654_802718711382879469_n 10527486_10152483484093654_1041650437570186824_n 10489636_10152483485003654_3399583329597672522_n 10456454_10152483485353654_6937003687969312346_n

Setelah memuaskan perut dengan kebab, saya pun iseng berjalan-jalan di sekitaran Goreme. Malam pun tiba dan kota Goreme yang diterangi oleh lampu-lampu listrik menambah indah pemandangan. Saya sengaja berkelling kota dengan jalan kaki untuk menghibur mata dengan pemandangan yang indah ini. Rumah-rumah batu dan restoran yang bermandikan cahaya terang di kegelapan malam menjadi daya tarik sendiri. Selain berjalan sambil memotret pemandangan sekitar, saya juga mencari rute untuk berjalan-jalan keesokan harinya. Saya akan bangun pagi dan menikmati pemandangan balon udara di Goreme Sunset/Sunrise Point. Maklum, backpacker kere..ga sanggup naik ya nonton aja deh hahaha..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s