Penang (June 2011)

Pertama kali ke Penang akhir Juni 2011,saat itu saya dan 2 teman saya sedang dalam Backpacking trip dari Phuket menuju Singapura. Berangkat dari Penang dari Phuket lumayan melelahkan karena kita berangkat dari Patong jam 4 pagi (belom lagi kita cuma sempet tdr 2 jam gr2 iseng liat2 Bangla Road yg rame banget) menuju Phuket Town naik tuk2 (350bath). Dari Phuket Town kita naik bis menuju Hat Yai naik bis ekonomi (267bath)yg berangkat jam 7 pagi. Bis ini bener2 ekonomi harga murah n berhenti dimana penumpang mau berhenti hahaha..so ga ekspress..alhasil kita yg mau ngejar bis jam 3 di Hat Yai akhirnya ketinggalan n terpaksa naik Van ke Penang (320 bath)..Van menuju Penang ini banyak ngangkut orang Malaysia yg terkenal suka belanja di Hatyai..jadi vannya penuh barang belanjaan..pas kita nyampe di Sadao,kota perbatasan Thailand and Malaysia, kita mesti turun sebentar buat pemeriksaan paspor n lewatin pos perbatasan..lucunya kita diminta supir buat selipin uang 1 RM,katanya sih biar lancar aja haha..stelah itu van terus lanjut n sampe di penang malam jam 8. Sesampainya di Penang, kita turun di Lebuh Chulia buat terus ke Red In Heritage Hostel di Love Lane..but hold on..karena mata kita menangkap pemandangan indah..penjual2 makanan pinggir jalan yg ramai pengunjung deket kios Teng Bee..setelah sekian lama tersiksa makanan Thai di Phuket yg menurut kita amat aneh rasanya, kita pun menjatuhkan pilihan pada Curry Mee..yg dijual hanya 3RM..setelah makan..alamakkkk…berasa hidup..(penulis seharian makan roti gandum di bis akibat kehabisan uang bath). Stelah itu kita lanjut beli kartu perdana di kios Teng Bee and check inn di Red Inn Heritage.

Love Lane
Love Lane

 

Lebuh Chulia
Lebuh Chulia

 

Esoknya kita bangun pagi buat nyari sarapan di pasar terdekat. Suasana pagi di penang tenang skali, jam 7 pagi aktivitas baru terlihat mengingat matahari baru keliatan jam 7. Kita pergi jalan kaki dari Love Lane ke pasar Chowrasta n sempet sarapan Kopi O (50 sen) and Oyster porridge. Menariknya pasar chowrasta ini, penjualnya multi etnis walau didominasi oleh etnis tionghua,org2 india n melayu juga jualan.Suasana hangat dan ramai,kadang penjual dan pembeli saling kenal n ngobrol sambil transaksi..ada juga penjual obat yg berkoar2 pake bahasa mandarin,hokkien, melayu n bisa Inggris juga loh…Stelah puas belanja oleh2 kita pergi makan siang di Kassim Mustafa Nasi Kandar Restaurant (lokasi di Lebuh Chulia) dan kita berkenalan dengan Nasi Kandar yg memang khas Penang. Astaga enaknya haoce sencimping..(terj : enak Gilaaaa) dengan harga murah tergantung lauk. Nasi  porsi besar dengan ayam cuma 5 RM.

Nasi Kandar khas Penang
Nasi Kandar khas Penang

Puas menghajar Nasi Kandar, kita pergi ke Jetty buat beli tiket kereta esok malam ke KL. Kita beli tiket kereta malam seharga 34 RM tujuan KL biar hemat biaya penginapan, tdur di kereta aja dahh malemnya..posisi loket kereta ini agak terhalang kios makanan n jajanan, tapi masi satu lorong dengan jalan menuju pelabuhan Jetty (penyebrangan dengan Ferry ke Butterworth station). Setelah tuntas beli tiket, kita keliling Georgetown n puas bernarsis ria motret2 bangunan yg memang amat indah..kayak Wisma MTT,gereja St George yg anggun di siang atau malam hari,Benteng Cromwallis yg masih utuh soalnya ga pernah diserang haha..beda dengan benteng di Melaka yg tinggal gatenya aja,Church of Assumption,Museum Art & Gallery,Museum Penang yg biaya masuknya cuma 1 RM and dijaga sama cw india yg manis haha disni kita bisa liat sejarah Penang dan sejarah 3 etnis yg dominan di Penang (Cina,Melayu,dan India),Wisma Kastam,Kuil2 sembahyang dan juga Mesjid Kapitan Keling..jadi terenyuh klo mikir jakarta juga ada peninggalan seperti ini..sayang ga terawat.. Pemerintah Malaysia amat perhatian dengan peninggalan bersejarahnya..bahkan Penang masuk UNESCO heritage site..kapan jakarta ya?

St. George's Church
St. George’s Church

 

satu lagi pengalaman unik di Penang, temen saya Leo tertinggal tasnya di salah satu foodcourt yg ramai di dekat Weld Quay..kita baru sadar kira2 setengah jam setelah kita sedang asik di dalam Bis CAT yg lagi parkir nunggu penumpang..kita panik karena Leo naro sebagian besar uangnya di tas itu..belom lagi Paspor..kita bergegas ke food court n the bag was still there..untouched and not even moved an inch! padahal ada org lagi makan dengan santainya disebelah meja itu..dan hebatnya..tak ada apapun yg hilang dari tas itu. Luar biasa…

Menunggu Bis CAT gratis
Menunggu Bis CAT gratis

Malamnya kita iseng ke Gurney Drive buat makan2 puas n liat suasana, kita kesana naik bis dari komtar(terminal pusat di Georgetown),sepanjang jalan menuju Gurney Drive kita senyam senyum liat papan iklan dan pengumuman dalam bahasa melayu yg memang lucu di telinga orang indonesia.Sampai di Gurney Drive,kita kebingungan milih makanan karena begitu banyak pilihan yg ada,akhirnya sayup2 terdengar teriakan,”Pasembur2! Rojak2!” akhirnya kita menelusuri asal suara itu n memilih makan Pasembur. Pasembur/Rojak India itu lebih mirip batagor or pempek yg disiram bumbu kacang berwarna merah..kita bisa pilih dari gorengan2 yg tersedia, ada tahu,bakso ikan,otak2 dll. harganya pun tergantung dari pilihan kita.Setelah puas makan dan cuci mata melihat cw2 penang yg cantik2, kita nyebrang jalan dikit ngeliat pantai..dsini kita bisa melihat Penang Bridge dari jauh…teman sekaligus navigator serta fotografer kami, Agi sibuk jepret2 dan i sempet beli gantungan kunci dengan nama keluarga i (LIU) dalam aksara mandarin. Pulang dari Gurney Drive agak repot, kita sempat nunggu di halte slama setengah jam n bis tak kunjung tiba,akhirnya kita jalan sekitar 400 mter ke jalan utama dan dapet bis juga yg langsung ke Lebuh Chulia..capek berat langsung deh tidur di Old Penang Hostel.

Bergaya di Old Penang Hostel
Bergaya di Old Penang Hostel

Esoknya kita sarapan di pasar lagi he3..kali ini makan laksa dan kopi..puas makan, kita jalan kaki ke KOMTAR dan naik bis menuju Bukit Bendera..nah perjalanan dari KOMTAR ke bukit bendera ini mayan menarik,sepanjang perjalanan kita disuguhi pemandangan gunung dan bangunan2 tua dan uniknya bis kita ini lebih banyak manula dari pada org usia muda.Kita yg heboh masi bingung dimana kita turun buat ke bukit bendra ternyata terdengar oleh satu nenek2 yg dengan baik hati kasi tau ke kita, dan walau bahasa melayunya patah2 dia tetap berusaha menjelaskan.satu lagi hal yg bikin penang tempat yg menyenangkan,orang2nya ramah dan suka membantu. Bahkan ketika i ke Penang kedua kalinya, sempet ketemu dengan nenek2 yg baru pulang dari pasar Air itam berkenalan dengan seorang nenek2 lain yg kemudian nanya beli sayur apa, dengan spontan nenek ini memberikan sayur itu dan malah sperti memaksa haha..akhirnya mereka berdua saling ga enakan selama 10 menit, yang satu maksa kasi sayur, satu lagi maksa ngasi duit.hahhaha…

terminal Komtar
terminal Komtar

Kita sampai di Bukit Bendera setelah 1 jam naik bis,dsni kita agak heran karena tiket yg tertera mahal sekali dan jomplang. Untuk naik Furnicular Train ke atas bukit bendera WNA harus bayar 30 RM n Warga Negara Malaysia hanya 9 RM saja..karena kepalang nanggung ya naek aja deh he3..Furnicular Train ini mayan canggih kita naik secara vertikal ke puncak dan sangat menyenangkan melihat pemandangan di sini. Kita bisa lihat Georgetown dari atas dan laut..mungkin klo mata kita kayak Legolas di LOTR kita bisa lihat Pulau Sumatra dari sini hahhaa..Di Bukit Bendera ini kita bisa liat Kuil India dan Mesjid..suhunya mayan dingin disni..namun setelah itu tak banyak lagi yg bisa dilihat..kita pun turun dan lanjut ke Khe Lok Si temple.

Furnicular Train
Furnicular Train

 

rail fernicular train menuju Bukit Bendera
rail fernicular train menuju Bukit Bendera

 

View from Bukit Bendera
View from Bukit Bendera

 

 

Kheloksi Temple itu searah dengan Bukit Bendera,jadi klo kita pergi ke Bukit Bendera, kita pasti akan lewat Khe Loksi dulu. Untuk efisiensi waktu,kita pergi ke BB dlu baru ke Kheloksi. Sesampai di Kheloksi, kita sempat bingung ..masuknya dari mana?? kuilnya da terlihat di atas sana, namun masuknya lewat mana? Ternyata pemirsa, jalan masuknya hanya dari sebuah gang kecil yg dipenuhi pedagang oleh2..buset dah ramenya n menanjak ke atas dengan tangga2 batu…jadi inget kuil shaolin hahhaa…nah Kuil ini sangat megah ada beberapa bagian, pertama2 setelah melewati tangga2 dan penjual oleh2..kita akan bertemu dengan pavilion yg bwahnya ada kolam yg penuh dengan kura2..yep kura2..rame banget hahha..trus kita naik lagi melewati beberapa kuil yg penuh dengan patung dewa dewi dan sang buddha..puncaknya kita bisa naik ke Pagoda yg tingginya 7 tingkat klo ga salah..mayan exciting karena bisa tinggi dan memutar..ketika sampai di puncak, hati2 dengan jantung anda,soalnya pagar pembatas pendek dan berangin..pemandangannya…breathtaking :)…setelah itu kita bisa lanjut melihat patung Dewi Kwan Im yg tingginya kurang lebih 20m n ditutupi kanopi dengan ornamen detail yg sangat indah..namun naik kesini ga gratis..kita mesti naik lift dengan bayar 5 RM(klo ga salah,lupa nyatet..maap haha)…

Kheloksi Temple Pagoda
Kheloksi Temple Pagoda

setelah puas motret2 di Kheloksi kita pun turun dan belanja sekitar lorong pintu masuk tadi..sempet beli gantungan kunci yg isinya beras kecil yg bisa kita pesan tulisannya..karena perut lapar akhirnya kita beli pia2 dan makan charkueyteow di foodcourt terdekat..

Sesampainya di Hostel jam 7 malam, kita mandi dan makan malam di Kassim Mustafa..berpisah dengan Nasi Kandar yg memang jadi makanan favorit kita ketika di Penang..tak lupa beli roti di Rainforest Bakery buat bekal di kereta..sempat berkenalan dengan penjual rotinya yg ternyata asal Medan dan kerja di Penang. Sering sekali kita ketemu dengan orang indonesia yg tinggal di malaysia, namun logatnya uda melayu euiiii..hahha.. sampai di Jetty sekitar jam 9 kita pun menyebrang…penyebrangan dengan Ferry ini hanya 15 menit saja, lalu sesampai di sebrang, kita tinggal jalan sedikit menuju stasiun kereta Butterworth..stasiun Butterworth sangat sepi malam itu, hanya beberapa backpacker n kita sempet kenalan sama Terry backpacker asal Australia yg mau lanjut ke Menado via Jakarta..Agi yg asli manado pun spontan menawarkan jasa villa keluarganya di Bunaken..see travelling means opening connections hahaha…Kereta datang tepat jam 11 malam dan meluncur ke KL..bye2 Penang..will go there again for sure

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s